Happy young businessman throwing dollar

Jangan Minder, 5 Miliarder Ini Juga Baru Kaya di Usia Tua Lho!

Menjadi entrepreneur dan sukses di usia muda seolah sedang menjadi tren sekarang ini. Kalian tentu tidak lupa dengan Mark Zuckerberg yang menjadi miliarder di usia muda bukan? Belum lagi David Karl sang pembuat Tumblr dan Jack Dorsey yang menelurkan Twitter. Mereka membuat tren positif bagi anak muda untuk meraih kesuksesan di usia dini dan berlomba-lomba menjadi pebisnis handal demi meraih mimpi menjadi kaya.

Dengan sukses di usia muda, kita bahkan bisa pensiun di usia yang tidak terlalu tua. Sehingga masa tua pun dapat dinikmati dengan berleha-leha atau traveling keliling dunia.

Lantas, bagaimana dengan kalian yang (mungkin) sudah berusia di atas 35 tahun atau bahkan memasuki masa senja? Masih terbukakah peluang untuk menuai kesuksesan yang sama?

Well, banyak yang berpikir bahwa hal itu tidak mungkin, tapi percayalah, tidak sedikit yang terus berjuang dan mengerahkan segala potensi dan peluang yang ada untuk meraih sukses di usia matang. Jadi, buang jauh-jauh tuh  istilah sukses berhenti di usia 30 tahun, karena beberapa miliarder ini menjadi bukti bahwa ungkapan tersebut tidak benar.

1.Harland Sanders (Colonel Sanders)

Siapa yang tak kenal Kentucky Fried Chicken (KFC)? Outletnya tidak hanya ada di setiap mall di Indonesia, tapi juga di area publik lainnya. Bahkan kesuksesan KFC menjadi  inspirasi entrepreneur sejenis di Indonesia meski masih dalam skala lokal.

Kolonel Sanders sendiri, sukses memperkenalkan KFC pertama kali di Utah pada tahun 1952 dengan konsep restoran franchise. Di usianya yang memasuki senja, Sanders kemudian menjual brandnya dan tak disangka ekspansinya sangat cepat hingga merambah ke 600 lokasi. Pada tahun 1964, Sanders  menjual brand KFC seharga USD 2 juta (Rp 25 miliar). Kekayaannya diperkirakan mencapai USD 3,5 juta (Rp 43,75 miliar).

Namun, kesuksesan Sanders sudah pasti tak semudah membalik telapak tangan. Dia telah mengalami manis pahitnya kehidupan, bahkan menjadi seorang pengangguran. Di saat menganggur inilah sang istri kemudian meninggalkanya.

Sanders mulai menjual ayam di pom bensin, yang sekaligus juga dijadikannya sebagai lokasi pembuatan dan penyajian agar tidak perlu menyewa lahan. Perlahan, kelezatan ayam terkenal dan menjadi awal kesuksesannya.

2. Soichiro Honda

Mendengar namanya, kalian pasti langsung teringat pada sebuah merk sepeda motor. Ya dialah pendiri dan pencipta sepeda motor Honda asal Jepang. Ia membesut brand ini pada usianya yang ke-42 tahun. Sebelum sukses menjadi pendiri Honda, Soichiro pernah di tolak menjadi insinyur di Toyota Motor Corporation. Bahkan, perusahaan yang dibuatnua tutup dan ia pun menganggur.

Di saat menganggur itulah Soichiro ditawarkan seorang teman 500 radio pemancar bekas perang.  Idenya muncul untuk membuat sepeda dengan mengunakan motor. Akhirnya sepeda motor itu tercipta. Cara menjalankannya dengan memanaskan sepeda selama kurang lebih 30 menit barulah dapat digunakan. Permintaan cukup banyak, namun Soichiro hanya mampu memproduksi 1 buah sehari sehingga 500 rasio pemancar yang diberikan sang kawan baru habis selama setahun. Kemampuannya terus di asa, hingga ia mampu menciptakan Dream D, mesin 2 tak dengan 9 CC berkecepatan maksimum 50 km/jam.

Soichiro dikenal sebagai orang yang sangat disiplin dan tegas bahkan keras pada anak buah. Saat ia memimpin bengkel, ia tidak akan segan-segan memukul anak buahnya jika melakukan kesalahan.

3.Vera Wang

Bagi sebagian dari kalian, nama Vera Wang mungkin tidak asing lagi. Terkenal sebagai perancang pakaian pengantin, wanita keturunan Cina ini baru memiliki label dengan namanya sendiri saat memasuki usia 40 tahun. Dan itulah yang membuatnya sukses hingga menjadi miliader seperti sekarang.

Menjadi desainer pakaian pengantin sendiri sebenarnya bukan profesi yang digeluti Wang sejak muda. Ia memulai karir awal sebagai skater professional, namun pada usia 19 tahun dia gagal masuk tim Olimpiade Amerika Serikat. Hal ini membuatnya beralih profesi mejadi penulis hingga menjadi senior editor di Vogue. Karir menulisnya berakhir pada 1987 lantaran ditolak menjadi pimpinan redaksi.

Wang kemudian memutuskan untuk bergabung dengan Ralph Laurent sebagai Direktur Desain selama kurang lebih dua tahun. Ini merupakan titik awal kesuksesannya menjadi seorang desainer.

4..Wally Amos

Tepat sehari sebelum usianya memasuki 40 tahun, Wally Amos membuat toko kue pertamanya dengan meminjam uang sebesar USD 25.000. Selama satu dekade, Amos menikmati kesuksesan kerajaan kuenya dengan penghasilan USD 12 miliar dan membuka 35 gerai toko di Amerika serikat.

Sayangnya, kesuksesan Amos tidak disertai dengan manajemen yang baik, hingga pada tahun 1988 dia terpaksa menjual perusahaan ke Shansby Group dan melarang mengunaan namanya. Hingga kini Famous Amos merupakan bagian dari Kellogg’s.

5.Barack Obama

Siapa yang tak kenal Barrack Obama? Mnta Presiden Amerika Serika yang baru turun ini tidak hanya menjadi panutan banyak orang di AS saja, tetapi di luar itu. Ia menjadi miliader sebelum menjadi presiden Amerika serikat. Pengasilannya sebagai penulis mencapai USD 4, 2 juta atau setara dengan Rp 52,5 miliar. Kesuksesan dan kekayaan ini diperolehnya dengan jatuh bangun. Bahkan ia hampir tidak mampu melunasi utang saat menjadi mahasiswa hingga satu dekade pasca kelulusannya.

Dengan memanfaatkan karirnya yang terjun ke dunia politik, ia berhasil meraih sepotong kekayaan bersih melalui penjualan bukunya yaitu Dreams of My Father (1995) dan The Audacity of Hope (2006). Penghasilannya mencapai USD 3,75 juta atau Rp 46,9 miliar untuk setiap salinan buku hard copy dan  USD 1,12 juta atau Rp 14 miliar untuk setiap novel yang terjual. Ini belum termasuk penghasilan dari pensiunan presiden lho. [NF/IF]


Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…