Kenal Lebih Dekat Dengan Surya Sahetapy, Penyandang Disabilitas yang Berprestasi!

“Jangan pernah menyerah pada mimpimu, walaupun ada keterbatasan dalam kehidupanmu!”

Setiap orang memiliki mimpi dalam hidupnya. Kamu juga kan pastinya? Mulai dari mendapatkan karier yang gemilang, membangun kepribadian yang hebat, menjadi terkenal, hingga berusaha memberikan akses yang luas untuk membuat orang-orang dengan kebutuhan khusus meraih mimpinya.

Nah, tujuan hidup ini yang kemudian menjadikan Panji Surya Sahetapy tak patah semangat mengejar semua mimpinya.

Kutipan di atas adalah bukti semangat dari Panji Surya Sahetapy, putra pasangan Ray Sahetapy dan Dewi Yull. Keterbatasan yang dimilikinya sejak kecil, tak membuat Panji Surya Sahetapy tumbuh menjadi anak yang kehilangan semangat hidup. Surya tumbuh menjadi pemuda yang mempunyai kepercayaan diri yang tinggi.

Biar kamu makin semangat mengejar semua mimpimu juga, yuk berkenalan dengan sosok inspirasional satu ini. Apa saja yang sudah ia raih dan ia lakukan selama ini?

Dari Sekolah Luar Biasa Hingga Universitas Luar Negeri

Panji Surya Putra ini adalah anak bungsu dari pasangan selebriti, Dewi Yull dan Ray Sahetapy. Cowok kelahiran 21 Desember 1993 ini tak bisa mendengar ketika usianya menginjak 2 tahun. Dalam hal pendidikan ia dihadapkan pada kenyataan bahwa pendidikan Indonesia belum sepenuhnya memfasilitasi kegiatan belajar bagi penyandang tuli. Jenjang TK dan SD, Surya tempuh di Sekolah Luar Biasa. Setelahnya, ia memilih untuk menempuh jenjang SMA dengan homeschooling. Ia juga lalu meneruskan pendidikannya kuliah di Universitas Siswa Bangsa Internasional (SBI) jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dan Lone Star College, Amerika Serikat, jurusan English Language Teaching.


Surya Bisa Berbicara

Mendapat banyak pertanyaan dari semua orang apakah Surya bisa berbicara atau tidak, Surya pun menjawab semua pertanyaan itu lewat chanel YouTube miliknya. Dari video yang ia unggah di YouTube, Surya menjelaskan bagaimana akhirnya ia bisa berbicara.

Ia akui, butuh proses belajar yang panjang untuk Surya akhirnya bisa berbicara. Di rumahnya, sejak kecil ia diajari bicara terus dan mendapat bantuan dari kakaknya, Gisca Putri Agustina yang juga tuli dengan bahasa lisan maupun bahasa isyarat. Kalau kamu penasaran dan ingin melihat Surya berbicara, tonton langsung videonya!

 

Film dan Musik

Tak hanya aktif dalam berbagai gerakan untuk orang-orang tuli, bakat Surya juga membawanya untuk terlibat dalam film dan musik. Pada 2015 lalu, ia juga bermain dalam film “Sebuah Lagu Untuk Tuhan” yang berkisah tentang persahabatan musisi dengan gadis tuli. Film tersebut ditayangkan lengkap dengan teks bahasa Indonesia agar bisa dinikmati oleh penyandang tuli. Surya juga pernah berakting dalam film “Aisyah Biarkan Kami Bersaudara” yang dibintangi Laudya Cynthia Bella, serta dalam film karya Joko Anwar “Pengabdi Setan”. Bravo!

 

Gerkatin (Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuli Indonesia)

Untuk memperjuangkan hak tuli, seperti akses bahasa Indonesia melalui teks, akses bahasa isyarat, akses kesetaraan dalam pekerjaan, akses kesehatan, serta akses pendidikan, sejak 2013 Surya masuk ke dalam organisasi tuliPosisinya di Gerkatin adalah sebagai sekretaris. Membantu ketua melempar isu-isu soal disabilitas tuli dan membuat laporan-laporan tentang perkembangan, dan sebagainya.

 

Dari Magang di Kantor Gubernur Pegi ke NASA dan Gedung Putih Amerika Serikat

Setiap kali, Surya selalu berbagi cerita kepada teman-temannya melalui akun Instagramnya, dimulai dari ia pernah magang di kantor Guberner DKI Jakarta, hingga mengunjungi Gedung Putih di Amerika Serikat. Diungkapkannya dalam akun Instagram ia sangat terinspirasi saat mengunjungi kantor NASA dan tahu kalau ada 4 dari 15 orang Tuli yang sudah lama bekerja di NASA! Seru, kan? Kamu juga pasti ingin bisa mengunjungi kantor NASA dan Gedung Putih di Amerika Serikat.

 

#GrabGerak

Kita selalu bisa belajar dari setiap orang termasuk belajar dari mereka yang memiliki keterbatasannya masing-masing, namun mampu menaklukkan tantangan dan rintangan. Seperti salah satunya, sekarang teknologi begitu membantu kesempatan untuk siapa saja termasuk orang-orang dengan kebutuhan khusus untuk bisa bekerja di mana saja. Salah satunya, kamu pasti tahu aplikasi ojek online Grab.

Surya, bekerja sama dengan Grab untuk aktif mengedukasi perusahaan untuk menerima orang disabilitas karena pada dasarnya kemampuan setiap orang itu sama tapi kebutuhannya yang berbeda. Lewat #GrabGerak, Surya ingin semua orang yang punya kebutuhan khusus jadi semakin mudah buat pergi ke sana kemari.

 

 

 

(Sumber foto: Instagram Surya Sahetapy https://www.instagram.com/suryasahetapy/ )

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…