6 Tips Anti Mati Gaya, Penting Banget Saat Rumah Mati Listrik

Genit.id, Jakarta – Ibarat sayur tanpa garam, hidup tanpa listrik juga sama hambarnya. Apalagi jika kita terbiasa hidup di kota besar dengan rutinitas yang kesemuanya hampir selalu membutuhkan listrik untuk bisa berjalan. Ya kerja, yang bergaul, hingga bahkan hanya sekedar membunuh waktu – entah main game di smartphone atau mengutak-atik channel TV. Jadi, nggak kebayang kan kalau kalian harus tinggal dan terdampar di daerah-daerah seperti desa Riwang di Kalimantan Timur ataupun 2519 desa lainnya di Indonesia yang masih belum terjamah listrik? Nggak terjun bebas dari ketinggian 1000 meter lantaran depresi saja sudah bagus.

Namun demikian, hidup di kota besar juga tak melulu berarti selamat dari kegelapan. Selalu ada saatnya dimana insiden mati listrik terjadi. Entah itu karena maunya PLN ataupun token listrik yang tiba-tiba mendekati ajal. Sementara saat itu sudah tengah malam. Menjelang pagi, bahkan. Alamat mati gaya bukan?

Nah, beberapa hal ini mungkin bisa kalian siapkan atau paling tidak lakukan untuk mencegah mati gaya sampai kejadian.

1. Kalau rumah memang rawan mati listrik, mungkin sudah saatnya pergi ke toko peralatan dan membeli generator listrik. Agak mahal memang, tapi dijamin kalian bisa tetap paling hits di antara para tetangga. Rumah nyala sendirian di saat seisi kampung gelap gulita.

2. Jika genset memang dirasa terlalu mahal, satu atau dua Powerbank mungkin bisa menjadi solusi. Tapi tentu saja dengan satu catatan, powerbank tersebut terisi penuh untuk bisa cukup mentenagai smartphone ataupun tablet kalian. Untuk menerangi isi rumah, kamu bisa memanfaatkan lampu (USB Lamp) yang bisa ditenagai dengan powerbank. Harganya gak mahal, hanya Rp 15 ribu – Rp 50 ribu.

 

3. Powerbank nggak ada, genset nggak ada. Bukan berarti kalian harus meratapi nasib terus duduk di pojokan sambil menangis. Cobalah ingat-ingat masa kecil. Main game, tapi bukan yang adanya di gadget, melainkan game bareng keluarga, mungkin bisa jadi solusi saat mati listrik. Scrabble atau Monopoli atau bahkan petak umpet mungkin bisa jadi pilihan. Dijamin, ini bakal menjadi waktu paling berkualitas bersama keluarga.

4. Radio baterai mungkin terdengar so yesterday. Tapi jika kalian memilikinya satu, ketiadaan powerbank apalagi genset takkan lagi menjadi masalah. Kalian bisa mulai memberdayakan radio itu sekarang. Hitung-hitung nostalgia, kalian bisa mendengar lagu-lagu 90an yang biasa diputar di Sonora FM setiap jam 8 malam.

5. Kebanyakan kompor rumah tangga masih menggunakan gas, maka saat mati listrik, kalian masih bisa memasak air panas dan membuat teh, kopi atau bahkan coklat untuk kemudian diserudup sambil main game dan menunggu listrik menyala. Duduk di luar rumah sambil memandang langit mungkin akan terasa lebih dramatis, jika tidak bisa dibilang romantis. Ehemm…

6. Mati listrik di malam hari bisa jadi petaka, apalagi jika disebabkan oleh token listrik yang habis. Bisa mati gaya sendirian. Sementara rumah di sekitar menyala. Nah, DOKU sejak beberapa waktu lalu terus memperpanjang daftar layanannya. Tak lagi sekedar membeli jajanan, mengisi pulsa telepon ataupun membayar tagihan, kini kalian bahkan bisa membeli token listrik dengan menggunakan DOKU, kapan pun dan dimana pun. Caranya juga mudah, cukup masukkan ID PLN kalian, pilih nominal pulsa yang diinginkan, entah itu 20 ribu ataupun 1 juta, lalu bayar. Dan yang paling penting, kalian bisa mengisi token listrik jam berapapun, disaat mobile banking “tidak berfungsi” di tengah malam, dan pegawai mini mart sudah asyik menikmati mimpi indahnya. So, nggak masalah donk mini mart di ujung jalan tutup. Kalian bakal tetap terselamatkan dari bunyi nit…nit…nit…byar.

Hey there!

Close
of

Processing files…