Terbaik Sepanjang Masa, Kolaborasi Macam Apa yang Digarap Orang-orang Hebat Ini?

Bicara tentang kolaborasi, sebagian dari kita pasti hampir pernah melihatnya dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari yang sekedar kolaborasi perusahaan dengan perusahaan, penyanyi dengan penyanyi, artis dengan brand fashion, atlet dengan brand sepatu tertentu, publik figur dengan brand smartphone tertentu dan sebagainya. Pendek kata, kolaborasi ada dimana-mana, dan bisa dilakukan oleh siapapun bahkan dengan keahlian yang berbeda. Entah itu sekedar bekerjasama demi mempromosikan produk tertentu atau bekerjasama untuk menghasilkan produk baru. Intinya satu, kolaborasi pada dasarnya dilakukan demi memaksimalkan sebuah proyek dengan cara menggabungkan beberapa orang yang kompeten dalam bidang tertentu di proyek tersebut.

Tentu saja, tidak semua kolaborasi selalu berakhir dengan senyuman lebar, atau dengan kata lain mengalami kegagalan, namun tak sedikit pula yang akhirnya mencetak hasil memuaskan. Beberapa bahkan masuk hitungan kolaborasi terbaik sepanjang masa. Berikut 5 diantaranya:

1. Paul McCartney dan John Lennon

Ada banyak duet musik yang bisa dianggap sebagai kolaborator hebat – Mick Jagger dan Keith Richards, Johnny Cash dan June Carter, serta Simon dan Garfunkel – namun tidak ada pasangan yang mengungguli kreatifitas Paul McCartney dan John Lennon.

Sangat kompetitif, duo ini sering saling menantang. John akan menulis Strawberry Fields, dan Paul akan menanggapinya dengan Penny Lane. Itu merupakan hubungan one-upmanship yang mengantarkan keduanya menjadi yang terbaik. Tanpa keduanya, apa iya ada the Beatles?

2. F. Scott Fitzgerald dan Zelda Fitzgerald

Banyak anggapan yang mengatakan bahwa F. Scott Fitzgerald adalah seorang titan sastra, menulis karya klasik seperti The Great Gatsby dan The Side of Paradise, sementara istrinya, Zelda, adalah pasangan yang kurang berbakat – prestasinya sebagai penulis hanya didukung oleh ketenaran dan talenta suaminya. Anggapan tersebut salah.

Zelda membantu mengedit dan mengerjakan karya Fitzgerald, termasuk memberi judul The Great Gatsby. Dia menulis banyak karya, seperti Save Me the Waltz, dan dia menerbitkan esai dengan menggunakan nama suaminya, yang berarti bahwa beberapa gravitas sastra yang terkait dengan F. Scott sebenarnya tak lepas dari peran sang istri.

3. Harry, Albert, Samuel, dan Jack Warner

Keempat bersaudara adalah pendiri Warner Brothers, studio motion-picture yang terkenal dengan film-film hebatnya hingga sekarang. Menyadari bakatnya, mereka membagi diri sendiri di berbagai aspek bisnis, dengan Harry sebagai presiden dan bertanggung jawab atas markas New York, Albert sebagai bendahara dan kepala penjualan dan distribusi, serta Sam dan Jack memimpin studio di Hollywood. Bersama-sama mereka merevolusi bioskop, mempopulerkan genre gangster dengan film seperti Little Caesar (1931) dan Scarface (1932) dan memproduksi beberapa film paling terkenal untuk keluar pada Zaman Keemasan Hollywood, termasuk The Maltese Falcon (1941), Casablanca ( 1942), dan A Streetcar Named Desire (1951).

 

4. Ed Catmull, Steve Jobs, John Lasseter

Meski lebih dikenal sebagai pendiri Apple di benak kebanyakan masyarakat, kolaborasi Steve Jobs dengan ilmuwan komputer Ed Catmull dan produser yang kini chief creative officer, John Lasseter Ied, Pixar menjelma jadi studio film yang relatif baru dengan standar emas dalam animasi komputer sinematik.

Dimulai dengan film yang menampilkan animasi komputer pertama, Toy Story, pada tahun 1995, Pixar menciptakan beberapa film dan karakter animasi yang paling dicintai sepanjang masa, memenangkan tujuh Academy Awards untuk Fitur Animasi Terbaik sepanjang sejarah. Karya lainnya termasuk Finding Nemo, The Incredibles, Ratatouille, WALL-E, Up, Toy Story 3, dan Brave, dua di antaranya – Toy Story 3 dan Up – juga dinominasikan untuk Best Picture.

5. Steven Spielberg dan John Williams

Berikutnya adalah duo kreatif Steven Spielberg dan John Williams. Dengan Spielberg sebagai sutradara dan John Williams menciptakan musik pengiring, keduanya telah menciptakan beberapa momen paling ikonik dalam sejarah sinematik.

Bersama-sama, mereka membawa penggemar musik klasik dari Jurassic Park sampai Indiana Jones hingga Jaws.

Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…