Google Assistant akan Bisa Bahasa Indonesia?

Genit.id, Jakarta – Di tahun 2018 kemungkinan Google bakal gencar melebarkan sayap layanan Google Assistant dan juga Google Home di lebih banyak negara lainnya.

Hal tersebut terungkap lewat bocoran presentasi Google di acara Digital News Initiative (DNI) yang berlangsung di Amsterdam, Belanda beberapa waktu lalu.

Pada slide presentasi, terlihat rencana Google sepanjang tahun 2018 yang akan membuat asisten pribadi berbasis Artificial Intelligence (AI) mereka, Google Assistant serta perangkat Google Home untuk tersedia di 52 negara dalam 25 bahasa berbeda, termasuk mungkin bahasa Indonesia.

Jika bocoran yang dibagikan akun Twitter @elger ini benar, maka itu artinya akan ada 38 negara baru dengan 17 bahasa baru yang akan didukung oleh Google Assistant dan Google Home.

[Baca juga: Google Home, Speaker Portable Dengan Asisten Virtual]

Namun sayangnya, tidak jelas negara apa saja yang akan segera disambangi oleh dua teknologi Google tersebut. Tapi seperti dilansir dari Android Police, kemungkinan Google berencana akan membawa Google Assistant dan Google Home di wilayah Amerika Selatan, Eropa Barat, Rusia, Arab Saudi, dan beberapa negara di kawasan Asia Tenggara.

Hingga kini Google masih belum memberikan informasi jelas mengenai rencana mereka di tahun 2018. Tapi kemungkinan raksasa pencarian ini segera mengumumkan rencananya itu pada ajang Google I/O 2018 yang diselenggarakan pada 8 sampai 10 Mei mendatang. (FHP)



Sumber :

Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…