Lakukan 9 Hal ini untuk Mengubah Kebiasaan Boros Jadi Hemat

Ada banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka telah melakukan sejumlah pemborosan di dalam hidupnya. Hal ini berlangsung seperti sebuah kebiasaan yang tidak disadari dan menjadi hal yang terlihat wajar di dalam kehidupan yang dijalani. Jika dibiarkan berlangsung terus-menerus, maka kebiasaan ini akan sangat sulit untuk diubah dan dihilangkan, terutama jika tidak dibarengi dengan komitmen dan juga keinginan yang kuat.

Ibarat pepatah, hal tersulit untuk dihilangkan adalah hal yang kita senangi. Begitu juga dengan kebiasaan boros. Karena itulah dibutuhkan kerja keras dan kemauan dalam menaklukkan diri sendiri. Namun, bukan berarti tidak mungkin berubah, hal ini tentu bisa diperbaiki jika kita menerapkan metode yang tepat dalam menanganinya. Nah, gimana caranya?

Mengutip dari berbagai sumber, 10 hal berikut disebut-sebut mampu membantu  kita untuk mengubah kebiasaan hidup boros menjadi hemat.

1. Susun Anggaran dan Terapkan Secara Bertahap

Ketika kita terbiasa melakukan pemborosan, maka bisa dipastikan kita memiliki sejumlah masalah dalam anggaran keuangan. Hal ini akan terjadi secara sistematis, dimana berbagai pos yang ada di dalam keuangan tidak berjalan dengan lancar dan sebagaimana mestinya. Lakukan penyusunan ulang terhadap anggaran keuangan, terapkan berbagai macam kebijakan di dalamnya yang bertujuan untuk menghentikan pemborosan uang. Jangan menganggap ini sebuah pekerjaan yang mudah, karena kita akan membutuhkan sebuah perhitungan dan pertimbangan yang cermat dalam menyusun sebuah anggaran yang tepat. Susun anggaran dengan masuk akal, jangan memasukkan sejumlah penghematan yang mustahil kita lakukan.

Setelah menyusun anggaran dengan baik, maka kita bisa menerapkannya di dalam kehidupan. Ingat, segala sesuatunya tidak bisa diubah secara ekstrim. Butuh proses, dan bertahap.

2. Lakukan Analisa

Mengenai kebiasaan belanja kita yang berlebihan, ada baiknya kita melakukan analisa kecil terhadap hal tersebut. Tidak semua kegiatan belanja itu buruk, namun yang patut untuk dipikirkan adalah mengenai poin mana dari kegiatan tersebut yang membuat kita senang atau bahagia. Mungkin kita akan senang saat berjalan-jalan di mal saja, atau pada saat mengenakan pakaian yang baru kita beli  dan sebagainya.

Dengan mengetahui hal seperti ini, maka kita bisa memperkecil lingkup kebiasaan belanja yang kita lakukan. Bisa saja kita sebenarnya hanya butuh berjalan-jalan dan menikmati secangkir kopi sepulang kantor, maka artinya kita tidak perlu membawa serta kartu kredit dan kartu ATM yang bisa memicu kita untuk berbelanja, terutama bagi kita yang tidak dapat menahan diri untuk melakukannya.

3. Ketahui Penyebab dan Cari Solusinya

Ada banyak hal yang menjadi penyebab orang berbelanja dan mengeluarkan sejumlah uang di luar kebutuhannya. Hal ini akan sangat tergantung pada kebiasaan orang tersebut. Sebagian orang malah berbelanja hanya karena mereka memiliki banyak waktu luang di luar jam kerja yang mereka lakukan. Jika ternyata kita berbelanja dengan berbagai alasan tersebut, maka ada baiknya kita mulai mencari sebuah solusi untuk menghindari waktu kosong yang kita miliki.

4. Berhemat Secara Perlahan

Jangan pernah melakukan penghematan yang ekstrim di dalam keuangan, hal tersebut akan menjadikan penghematan tersebut sebuah hal yang sulit atau bahkan mustahil dilakukan. Jalankan hal ini secara perlahan dan juga terencana. Mulailah dari hal-hal kecil saja yang terlihat mudah untuk kita lakukan.

5. Jadikan RutinitasSemua orang akan memiliki cara tersendiri dalam mengelola keuangannya. Akan tetapi, apapun cara yang kita pilih, sebaiknya kita mengawasi setiap pengeluaran yang kita lakukan. Selalu luangkan waktu di akhir pekan untuk menghitung dan juga mengawasi pos pengeluaran yang telah kita lakukan. Hal ini akan membantu kita mengontrol dan juga mengawasi keuangan dengan baik. Lakukan hal ini sebagai kegiatan wajib dan juga menyenangkan bagi kita.

6. Ganti Kebiasaan Lama dengan Kebiasaan Baru

Ada banyak hal yang harus berubah dalam hidup kita jika kita memang ingin mulai hidup hemat dan tidak boros. Kita bisa melakukannya dengan mudah dan tepat agar tidak menyulitkan. Contohnya, ketika kita senang menikmati kopi buatan kafe yang harganya terbilang cukup mahal, maka kita bisa mengubah kebiasaan tersebut dengan menyeduh kopi sendiri dari rumah dan membawanya ke tempat kerja. Kita bisa berhemat dengan tetap melakukan hal yang kita sukai.

7. Hindari Godaan

Ketika kita mengetahui dengan baik apa yang menjadi kelemahan kita, maka kita dengan mudah dapat menghindarinya dan menjauh dari hal tersebut. Hal ini juga berlaku dalam masalah kebiasaan belanja kita yang buruk, di mana kita akan sering berperang dengan diri kita sendiri ketika mendatangi mal dan melihat barang-barang bagus di sana. Jauhi mal dan pusat perbelanjaan, jika tempat itu memang membuat kita sulit berhemat.

8. Buat Tanda Pengingat

Hal ini akan memudahkan kita memiliki kontrol dalam melakukan pengeluaran. Beberapa orang membuat tanda pada kartu kredit, buku catatan atau bahkan pada kulkas untuk mengingatkan mereka akan berbagai hal penting yang harus dilakukan. Pilih tanda pengingat yang paling tepat untuk kita, di mana hal tersebut bisa kita lihat dan lakukan dengan mudah.

9. Terus Berusaha

Perubahan bukanlah sebuah hal yang mudah untuk dilakukan, ada kalanya kita akan gagal dan kembali jatuh pada permasalahan yang sama. Jangan berkecil hati, segera bangkit dan kembali jalankan anggaran sesuai dengan kebijakan yang telah kita tetapkan sejak awal. Ini akan membutuhkan waktu yang sedikit lama, namun jika kita berkomitmen dalam melakukannya, maka pemborosan pasti bisa dihindarkan. [IF]

Artikel ini ditulis oleh komunitas Genit.id. Ayo Tuliskan Ceritamu!

Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…