10 Destinasi Menakjubkan di Dunia, Traveler Wajib Tahu Nih!

Ilmu pengetahuan baru-baru ini berhasil mengidentifikasi lebih dari 100 lingkungan yang tiada duanya, kawasan dimana hanya disanalah banyak spesies hewan dan tumbuhan hanya dapat ditemukan.

137 kawasan pun dipilih dari 173,000 area yang dilindungi. Area yang dilindungi itu mencakup 13% wilayah daratan bumi, dimana terdapat ekosistem terkaya di dunia. Sayangnya, area ini mengalami ancaman berkelanjutan dan tidak dirawat dengan baik.

137 kawasan itu sendiri dipilih berdasarkan hasil dari kombinasi perhitungan, yakni kelangkaan spesies terancam dan kelangkaan kedua spesies terancam dan tidak terancam.

Masing-masing kawasan dianalisis, namun adakalanya area itu saling tumpang tindih, melindungi spesies yang sama. Oleh karena itu, para peneliti pun menggabungkan kawasan-kawasan tersebut menjadi 78 kluster di seluruh dunia.

Dikutip dari goodnewsfromindonesia, berikut ini 10 tempat menakjubkan dari kluster yang berbeda itu:

1. Taman Nasional Canaima, Venezuela

Puncak Taman Nasional Canaima di Venezuela Tenggara yang datar terdaftar sebagai formasi bebatuan tertua di dunia. Sumber inspirasi Sir Arthur Conan Doyle terhadap novelnya yang berjudul The Lost World. Terdapat pula air terjun tertinggi di dunia, Angel Falls yang tingginya mencapai 15 kali lebih tinggi dari air terjun Niagara dengan ketinggian 3,212 kaki.

2.Hutan Hujan Tropis Queensland, Australia

Hutan hujan tropis Queensland mencakup wilayah hutan Australia seluas 3,500 mil persegi. 13 mamalia yang hidup di hutan hujan ini tidak ada di tempat manapun di dunia. Salah satunya green ringtail possum dan kangguru rat.

3. Palawan Game Refuge and Bird Sanctuary, Filipina

The Palawan Game Refuge and Bird Sanctuary di FIlipina merupakan tempat tinggal bagi spesies katak bertanduk Palawan, burung merak pegar Palawan, dan kakatua Filipina yang terancam punah. Sayangnya, hutan alami tersebut terhancurkan oleh pertambangan dan produksi minyak kelapa sawit.

4. Taman Nasional Lorentz, Indonesia

Taman Nasional Lorentz yang terletak di provinsi Papua, merupakan area dilindungi terluas di Asia tenggara. Membentang sejauh 90 mil, mencakup rangkaian ekosistem yang unik, mulai dari gletser hingga mangrove hingga hutan dataran rendah.

5. Sierra Nevada De Santa Marta, Kolombia

Sierra Nevada De Santa Marta, gunung tempat tinggal bagi ratusan spesies, terletak di Kolombia Utara di pesisir Caribbean. Terdapat lebih dari 600 spesies burung di area ini, termasuk the rusty-headed spinetail dan white-lored warbler,  yang juga tidak akan ada dimanapun di planet ini. Beberapa jenis amfibi dan reptil yang tinggal di ketinggian 9,900 kaki juga ada di area ini. Sayangnya area ini sedang menghadapi ancaman akibat penggundulan populasi dan budidaya obat-obatan terlarang.

6. Kepulauan Galápagos,  Ekuador

Kepuluan Galápagos terletak 620 mil dari pesisir Ekuador di Samudera Pasifik, diperhitungkan sebagai salah satu area yang kaya akan ekosistem laut di dunia. Ada pula spesies yang hanya terdapat di kepulauan ini adalah penyu raksasa, yang telah berkembang dalam waktu 4 juta tahun.

7. The Western Ghats, India

The Western Ghats, terbentang seluas 1000 mil dari Mumbai utara hingga ujung selatan India. Rumah bagi setidaknya 300 spesies yang eksistensinya terancam. Populasi terbesar gajah Asia terdapat di bagian tenggara Ghats bersama dengan 10% populasi harimau dunia.

8. Hutan Hujan Atsinanana Rainforest, Madagaskar

Hutan hujan di Madagaskar merupakan habitat penting bagi 25 spesies lemur termasuk silky sifaka yang terancam punah.

9. Kepulauan dan area dilindungi di Teluk Kalifornia, Meksiko dan AS

Area ini terletak di antara daratan Meksiko dan Baja Kalifornia. Jacques Cousteau mendeskripsikan area ini sebagai “akuarium dunia” namun sayangnya kini mengalami dampak perubahan iklim. Terdapat spesies porpoise, vaquita yang terancam punah. Serta tempat perkembangbiakan paus biru, hewan terbesar di dunia.

10. Taman Nasional Gunung Leuser, Indonesia

Taman Nasional Gunung Leuser memiliki luas sekitar 1.094.692 hektar. Taman Nasional Gunung Leuser menyandang 2 status yang berskala internasional yaitu sebagai Cagar Biosfer yang ditetapkan di tahun 1981 dan sebagai World Heritage pada tahun 2004. Saat ini diperkirakan ada sekitar 89 spesies langka dan dilindungi yang berada di Taman Nasional Gunung Leuser. Beberapa diantaranya terancam punah dan terus dilakukan upaya konservasi. Beberapa hewan Asiatis yang berada di Taman Nasional ini diantaranya Orangutan Sumatera, Badak Sumatera, Harimau Sumatera, Gajah Sumatera, Beruang Madu, Rangkong Papan, Ajag, dan Siamang. [IF]

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…