Seorang pengunjung mencoba permainan menggunakan virtual reality ketika mengunjung International Consumer Electronic Expo di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (3/8). Pameran yang menampilkan berbagai produk elektronik portabel, komputer dan aksesorisnya serta game tersebut berlangsung 3-5 Agustus 2017. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pd/17

Cukup Nabung Rp 13 Ribu per Hari Bisa Beli Kacamata Virtual Reality? Ini Caranya

Perkembangan teknologi di zaman modern ini semakin berkembang dengan pesatnya. Anda pun ditarik untuk selalu bergerak ke depan dan beradaptasi dengan perkembangan-perkembangan yang ada.

Inovasi-inovasi di bidang teknologi pun kian menjamur dan selalu ada saja hal baru di tiap tahunnya. Salah satunya terjadi pada pasar teknologi hiburan seperti gaming serta media hiburan lainnya. Hadirnya produk teknologi baru bertajuk virtual reality siap membawa Anda pada dunia hiburan modern yang tiada habisnya.

Perusahaan besar dan bahkan para raksasa teknologi pun berlomba-lomba untuk mengedepankan produk virtual reality (VR) mereka dengan fitur-fitur yang semakin canggih dan mengagumkan.

Apalagi, dalam dunia gaming, eksistensi virtual reality ini sangat dipuja karena dapat membuat pengalaman Anda dalam bermain game menjadi jauh lebih nyata. Dalam bidang ini, Anda akan merasa bahwa Anda berada di dunia game, menonton konser atau suatu event seakan-akan Anda benar-benar berada di sana.

Berbicara harga, VR memiliki harga yang bergantung pada merkserta spesifikasi yang diusungnya. Harga akan semakin mahal bila produk VR tersebut dilengkapi dengan aksesoris tambahan seperti aksesoris gamepad.

Berdasarkan informasi yang didapat dari situs Elevenia, harga untuk produk VR ini ditawarkan mulai dari Rp 105 ribu hingga Rp 7,5 juta. Bila Anda tertarik membeli produk VR ini, ada banyak cara untuk mewujudkannya.

Menabung Rp 13 Ribu per Hari

Misalkan saja, beberapa tahun lalu Anda berniat ingin membeli produk VR yang terbilang bagus dan mahal dengan harga Rp 7,5 juta. Anda pun mulai mengumpulkan uang dengan menabung biasa di bank dengan asumsi bunga 2 persen per tahun.

Dengan menyisihkan uang setiap bulannya sebesar Rp 390 ribu atau Rp 13 ribu per hari, dalam waktu 1,5 tahun uang tersebut baru akan terkumpul sekitar Rp 7,23 juta.

Namun, ceritanya berbeda jika Anda menabungnya di reksa dana. Dengan kurun waktu yang sama dan nilai penyisihan uang per bulan yang sama yakni sebesar Rp 390 ribu atau Rp 13 ribu per hari, Anda bahkan bisa mengumpulkan uang lebih dari Rp 7,5 juta. Kok bisa? Simak simulasi berikut ini;

Misalkan saja sejak 1,5 tahun lalu Anda sudah berinvestasi di salah satu reksa dana pendapatan tetap yaitu Syailendra Fixed Income Fund dengan nilai investasi awal sebesar Rp 100 ribu dan rutin menambah dana (top up) setiap bulannya sebesar Rp 390 ribu tiap tanggal 1 dengan cara autodebet, seperti yang tampak pada tabel berikut.

Hasilnya, uang yang jika Anda tempatkan di bank dengan asumsi bunga 2 persen selama 1,5 tahun tersebut semula hanya terkumpul sekitar Rp 7,23 juta, namun jika diinvestasikan di reksa dana pendapatan tetap, uang tersebut telah berkembang menjadi Rp 7,66 juta atau tumbuh sekitar 7,62 persen hanya dalam kurun waktu 1,5 tahun.

Dengan begitu, Anda sudah memiliki dana untuk membeli produk VR yang terbilang bagus dan mahal seharga Rp 7,5 juta tersebut dari menabung di reksa dana hanya dalam waktu 1,5 tahun. Sebab hasil menabung di reksa dana jauh lebih besar jika dibandingkan hanya menabung biasa di bank. Selengkapnya lihat simulasi hasil investasi pada grafik berikut;

 

 

 

Sumber : Bareksa.com

escort kutahya escort bornova escort beylikduzu escort amasya escort diyarbakir

Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…